isi doa-doa/mantra mujarobat, abg mandi video, acining alam, adakah hubungan ilmu kebal dengan sempitnya rezeki, Ahli pasang susuk buat volly di semarang, aji pemikat kampus wo/, ajian sedulur papat kalimo pancer, allahumma wa angka, allahumma ya ghaniyyu ya hamid, amalan aang Nuh cianjur, amalan al latif, amalan asma barhatihin, amalan yaallah ya hayyu ya qayyuum ya azzhim ya robbal alamiin. dibaca dengan menahan nafas di pusat dan dibaca sebanyak2nya. *pagar 1* dinding alam dinding muhammad kunci alam paku allah. dibaca sm seperti diatas. menarik pusaka dengan kalimat toyiba. satria dananjaya [email protected] yahoo.co.id. Nama- nama ini, 28 di antaranya adalah nama bagi Dzat Ilahiyah, 28 di antaranya adalah nama bagi sifat - sifat Dzat, 43 di antaranya adalah sifat perbuatan yang berasal dari Allah ta'ala. Makna masing - masing Asma'ul Husna tersebut akan dibahas pada pembahasan selanjutnya. Wallahu 'alam bi as-shawab. Rujukan: Dr. Wahbah Zuhailiy. Beberapasifat mustahil bagi Allah adalah sebagai berikut: 1. 'Adam (๏ป‹๏บช๏ปก) artinya Tiada. 'adam adalah lawan dari sifat wajib Allah wujud atau maujud. 'Adam atau tiada adalah sifat yang mustahil dimiliki oleh Allah. Keberadaan alam semesta dan segala keteraturan isinya adalah salah satu bukti nyata keberadaan Allah sebagai pencipta Sebenarnyamereka tidak meyakini (apa yang mereka katakan). (52:35-36). Wujud Allah telah dibuktikan oleh fitrah, akal, syara' dan indera. 1. Dalil Fitrah. Bukti fitrah tentang wujud Allah adalah bahwa iman kepada sang Pencipta merupakan fitrah setiap makhluk, tanpa terlebih dahulu berpikir atau belajar. Sisanyahanya tinggal tujuh sifat maknawi saja yang bisa disebut ada. Ketujuh tersebut adalah: qudrah, iradah, ilmu, hayah, sama', bashar dan kalam. Istilah selain tujuh di atas bukan sifat wujudiyah, atau bisa dikatakan tidak ada. Jadi, ketika Yai Said Aqiel Siradj mengatakan "tidak ada sifat wujud", maka itu memang pendapat Imam Abul SifatMa'any adalah sifat-sifat yang menunjukkan adanya kesempurnaan pada dzat Allah swt. Seperti Qudrat (berkuasa), artinya Allah swt berkuasa terhadap apapun. Dia mampu mewujudkan dan meniadakannya. Sifat Ma'any ada tujuh sifat, yaitu: 1) Qudrat, 2) Iradat, 3) Ilmu, 4) Hayah, 5) Sama', 6) Bashar dan 7) Kalam. Waalikumussalam Wr. Wb. Allah adalah dzat bukan sifat, karena Allah tersifati oleh sifat-sifat (wujud, qidam, baqo dll). Sesuatu yang disifati oleh sifat adalah dzat. Sifat adalah sesuatu yang menempel (berada) pada dzat yang disifatinya, sifat tak mungkin ada kecuali pada dzat, sifat tak bisa berdiri sendiri. kO21JJR. ๏ปฟJawabanWujudQidamBaqoMukholafatu Lil hawaditsiQiyamuhu binafsihiWahfaniyatQudrotPenjelasanWujud berarti AdaQidam berarti DahuluBaqo berarti KekalMukholafatu lil hawaditsi berarti berbeda dengan makhluk lainnyaQiyamuhu. binafsihi berarti Berdiri sendiriWahdaniat berarti EsaQudrot berarti KuasaAllah SWT memiliki 20 sifat wajib dan sifat mustahil serta satu sifat Jaiz wewenang . Sifat Jaiz Allah SWT adalah tarku likulli mumkinin AU fi' Membantu JawabanAllah memiliki banyak sifat sifst wajibPenjelasanSifat wajib Allah ada 20 yaitu wujud, qidam, baqa', mukhalafatul lilhawaditsi, qiyamuhu binafsihi, wahdaniyah, qudrat, iradat, ilmun, hayat, sama', basar, qalam, qadiran, muridan, aliman, hayyan, sami'an, bashiran dan ada-qidam=terdahulu atau awal-baqa= kekal-mukhalafatul lilhawaditsi= berbeda dengan makhluk ciptaannya-qiyamuhu binafsihi= berdiri sendiri-wahdaniyah= tunggal atau esa-qudrat=berkuasa-iradat=berkehendak-ilmun=mengetahui-hayat=hidup-sama'=mendengar-basar=melihat-qalam=berfirman-qadiran=berkuasa-muridan=berkehendak -aliman=mengetahui-hayyan=hidup-sami'an=mendengar-bashiran=melihat-mutakalliman=berfirman atau berkata kata Dalam Kitab Aqidatul Awam Karangan syeikh ahmad marzuki disebutkan 20 Sifat Wajib Allah SWT yang perlu diketahui, Yang dimaksud sifat wajib di sini adalah sesuatu yang pasti ada atau dimiliki Allah SWT Sifat Allah SWT yang dua puluh tersebut adalah sebagai berikut beserta penjelasannya1. Wujud AdaAllah SWT adalah Tuhan yang wajib kita sembah itu pasti ada. Allah SWT, ada tanpa ada perantara sesuatu dan tanpa ada yang mewujudkan. Firman Allah SWTุฅูู†ู‘ูŽู†ููŠ ุฃูŽู†ูŽุง ุงู„ู„ู‡ู ู„ุงูŽ ุฅูู„ูŽู‡ูŽ ุฅูู„ุงู‘ูŽ ุฃูŽู†ูŽุง ููŽุงุนู’ุจูุฏู’ู†ููŠ ูˆูŽุฃูŽู‚ูู…ู ุงู„ุตู‘ูŽู„ุงูŽุฉูŽ ู„ูุฐููƒู’ุฑููŠ ุทู‡ุŒ14."Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan yang hak selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku." QS. Thaha 14.Kalau sekarang manusia tidak bisa melihat Allah SWT, itu karena memang ada hijab sehingga manusia tidak mampu melihat Allah SWT, sebagaimana yang dialami oleh Nabi Musa AS QS. Al-A'raf 143. Kelak di surga, ketika hijab itu diangkat, manusia akan mampu melihat jelas Dzat Allah SWT dan dengan mata telanjang. Sabda Nabi SAWุนูŽู†ู’ ุฌูŽุฑููŠุฑู ุจู’ู†ู ุนูŽุจู’ุฏู ุงู„ู„ู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ูƒูู†ู‘ูŽุง ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ููŽู†ูŽุธูŽุฑูŽ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู‚ูŽู…ูŽุฑู ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉูŽ ุงู„ู’ุจูŽุฏู’ุฑู ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุณูŽุชูŽุฑูŽูˆู’ู†ูŽ ุฑูŽุจู‘ูŽูƒูู…ู’ ูƒูŽู…ูŽุง ุชูŽุฑูŽูˆู’ู†ูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ู‚ูŽู…ูŽุฑูŽ ู„ุงูŽ ุชูุถูŽุงู…ู‘ููˆู†ูŽ ูููŠ ุฑูุคู’ูŠูŽุชูู‡ู ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ ูˆู…ุณู„ู…."Dari Jarir bin Abdillah RA ia berkata, "Suatu malam kami berkumpul bersama Nabi SAW. Kemudian Nabi SAW melihat bulan purnama, lalu bersabda, "Sesungguhnya kelak kalian akan melihat Tuhan kalian sama jelasnya seperti kalian melihat bulan purnama ini, kalian tidak silau ketika melihatnya" HR. Bukhari dan Muslim.Adanya alam semesta beserta isinya merupakan tanda bahwa Allah SWT ada. Dialah yang menciptakan alam raya yang menakjubkan Qidam DahuluSebagai Dzat yang menciptakan seluruh alam, Allah SWT pasti lebih dahulu sebelum makhluk. Firman Allah SWTู‡ููˆูŽ ุงู’ู„ุฃูŽูˆู‘ูŽู„ู ูˆูŽุงู’ู„ุขุฎูุฑู ูˆูŽุงู„ุธู‘ูŽุงู‡ูุฑู ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽุงุทูู†ู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุจููƒูู„ู‘ู ุดูŽูŠู’ุกู ุนูŽู„ููŠู…ูŒ ุงู„ุญุฏูŠุฏุŒ3.โ€œDialah yang Awal dan yang akhir yang Zhahir dan yang Bathin; dan dia Maha mengetahui segala sesuatu." QS. al-Hadid 3.Dahulu bagi Allah SWT tanpa awal. Tidak berasal dari tidak ada kemudian menjadi Ada. Sabda Nabi SAWุนูŽู†ู’ ุนูู…ู’ุฑูŽุงู†ูŽ ุจู’ู†ู ุญูุตูŽูŠู’ู†ูุŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุŒ ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽูƒูู†ู’ ุดูŽูŠู’ุกูŒ ุบูŽูŠู’ุฑูู‡ู ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ ูˆุงู„ุจูŠู‡ู‚ูŠ."Dari Imron bin Hushain RA, Rasulullah SAW bersabda, "Allah SWT ada dengan keberadaan tanpa permulaan dan belum ada sesuatupun selain-Nya." HR. al-Bukhari dan al-Baihaqi.3. Baqaโ€™ KekalArti baqa' adalah bahwa Allah SWT senantiasa ada, tidak akan mengalami kebinasaan atau rusak. Dalam al-Qurโ€™an disebutkanูƒูู„ู‘ู ู…ูŽู†ู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ููŽุงู†ู ูˆูŽูŠูŽุจู’ู‚ูŽู‰ ูˆูŽุฌู’ู‡ู ุฑูŽุจูู‘ูƒูŽ ุฐููˆ ุงู„ู’ุฌูŽู„ุงูŽู„ู ูˆูŽุงู’ู„ุฅููƒู’ุฑูŽุงู…ู ุงู„ุฑุญู…ู†ุŒ 26-27.โ€œSemua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan." QS. ar-Rahman 26-27.Allah SWT adalah Dzat yang Maha Mengatur alam semesta. Dia selalu ada selama-lamanya dan tidak akan binasa untuk mengatur ciptaan-Nya itu. Hanya kepada-Nya seluruh kehidupan ini akan kembali. Firman Allah SWTูƒูู„ู‘ู ุดูŽูŠู’ุกู ู‡ูŽุงู„ููƒูŒ ุฅูู„ุงู‘ูŽ ูˆูŽุฌู’ู‡ูŽู‡ู ู„ูŽู‡ู ุงู„ู’ุญููƒู’ู…ู ูˆูŽุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ุชูุฑู’ุฌูŽุนููˆู†ูŽ ุงู„ู‚ุตุตุŒ 88."Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. Bagi-Nyalah segala penentuan, dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan." QS. al-Qashash 88.4. Mukhalafatu Lilhawaditsi, Berbeda dengan makhlukAllah SWT pasti berbeda dengan segala yang baru makhluk. Perbedaan Allah SWT dengan makhluk itu mencakup segala hal, baik dalam sifat, dzat dan perbuatannya. Firman Allah SWTู„ูŽูŠู’ุณูŽ ูƒูŽู…ูุซู’ู„ูู‡ู ุดูŽูŠู’ุกูŒ ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุงู„ุณู‘ูŽู…ููŠุนู ุงู„ู’ุจูŽุตููŠุฑู. ุงู„ุดูˆุฑู‰ุŒ 11."Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat." QS. as-Syura 11.Apapun yang terlintas di dalam benak dan pikiran seseorang, maka Allah SWT tidak seperti yang dipikirkan itu. Imam Ahmad mengatakanู…ูŽู‡ู’ู…ูŽุง ุชูŽุตูŽูˆู‘ูŽุฑู’ุชูŽ ุจูุจูŽุงู„ููƒูŽ ููŽุงู„ู„ู‡ู ุจูุฎูู„ุงูŽูู ุฐูŽู„ููƒูŽ. ุงู„ูุฑู‚ ุจูŠู† ุงู„ูุฑู‚ุŒ 20."Apapun yang terlintas di benakmu tentang Allah SWT maka Allah SWT tidak seperti yang dibayangkan itu." Al-Farqu Bainal Firoq, 20.Karena itulah seorang mukmin tidak diperkenankan membahas Dzat Allah SWT karena ia tidak akan mampu untuk melakukannya. Justru ketika ia menyadari akan kelemahannya itu, maka pada saat itu sebenarnya ia telah mengenal Allah SWT. Sayyidina Abu Bakar As-Shiddiq mengatakanุงูŽู„ู’ุนูŽุฌู’ุฒู ุนูŽู†ู’ ุฏูŽุฑู’ูƒู ุงู’ู„ุฅูุฏู’ุฑูŽุงูƒู ุงูุฏู’ุฑูŽุงูƒูŒ ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽุญู’ุซู ุนูŽู†ู’ ุฐูŽุงุชูู‡ู ูƒููู’ุฑูŒ ูˆูŽุฅุดู’ุฑูŽุงูƒูŒKetidak-mampuan untuk mengetahui Allah SWT adalah sebuah kemampuan. Sedangkan membahas Dzat Allah SWT adalah kufur dan Qiyamuhu binafsih berdiri sendiriBerbeda dengan makhluk yang masih membutuhkan sesuatu yang lain diluar dirinya, Allah SWT tidak butuh terhadap sesuatu apapun. Allah SWT tidak membutuhkan tempat dan dzat yang menciptakan. Dalam hal ini Allah SWT berfirmanุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ูŽ ู„ูŽุบูŽู†ููŠู‘ูŒ ุนูŽู†ู ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู†ูŽ ุงู„ุนู†ูƒุจูˆุชุŒ 6."Sesungguhnya Allah SWT benar-benar Maha Kaya tidak memerlukan sesuatu dari semesta alam." QS. al-Ankabut 6.Allah SWT Maha Kuasa untuk mewujudkan sesuatu tanpa membutuhkan bantuan makhluk-Nya. Tetapi merekalah yang membutuhkan Allah SWT. Firman Allah SWTูŠูŽุงุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุฃูŽู†ู’ุชูู…ู ุงู„ู’ููู‚ูŽุฑูŽุงุกู ุฅูู„ู‰ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุงู„ู„ู‡ู ู‡ููˆูŽ ุงู„ู’ุบูŽู†ููŠู‘ู ุงู„ู’ุญูŽู…ููŠุฏู ูุงุทุฑุŒ 15."Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah Dia-lah Yang Maha Kaya tidak memerlukan sesuatu lagi Maha Terpuji." QS. Fathir 15.Allah SWT tidak membutuhkan apapun dari makhluk-Nya. Bahkan terhadap ibadah yang dilakukan seorang hamba, Allah SWT tidak membutuhkannya. Ketika Allah SWT mensyariatkan shalat, puasa, zakat, haji, sedekah dan lain sebagainya, maka itu bukan karena Allah SWT membutuhkannya. Tetapi karena di dalamnya ada manfaat besar yang akan dirasakan oleh orang-orang yang melaksanakan-Nya. Jadi ibadah itu bukan untuk kepentingan Allah SWT, tetapi itu adalah kebutuhan kita sebagai Wahdaniyat Esa/satuAllah SWT satu/esa, tidak ada tuhan selain Diri-Nya. Allah SWT Maha Esa dalam Dzat, Sifat dan perbuatan-Nya. Firman Allah SWTู‚ูู„ู’ ุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ูŠููˆุญูŽู‰ ุฅูู„ูŽูŠู‘ูŽ ุฃูŽู†ู‘ูŽู…ูŽุง ุฅูู„ูŽู‡ููƒูู…ู’ ุฅูู„ู‡ูŒ ูˆูŽุงุญูุฏูŒ ููŽู‡ูŽู„ู’ ุฃูŽู†ู’ุชูู…ู’ ู…ูุณู’ู„ูู…ููˆู†ูŽ ุงู„ุฃู†ุจูŠุงุกุŒ 108."Katakanlah "Sesungguhnya yang diwahyukan kepadaku adalah "Bahwasanya Tuhanmu adalah Tuhan Yang Esa, maka hendaklah kamu berserah diri kepada-Nya". QS. al-Anbiya' 108.7. Qudrat KuasaAllah SWT Maha Kuasa dengan kekuasaan yang tidak terbatas. Kekuasaan Allah SWT meliputi terhadap segala sesuatu. Kuasa untuk mewujudkan dan meniadakan segala sesuatu yang dikehendaki-Nya. Allah SWT berfirmanูˆูŽุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ูƒูู„ู‘ู ุดูŽูŠู’ุกู ู‚ูŽุฏููŠุฑูŒ ุงู„ุญุดุฑุŒ 6.โ€œDan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." QS. al-Hasyr 6.8. Iradah BerkehendakAllah SWT Maha berkehendak, dan tidak seorangpun yang mampu menahan kehendak Allah SWT. Dan segala yang terjadi di dunia berjalan sesuai dengan kehendak Allah SWT. Allah SWT berfirmanู‚ูู„ู’ ููŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽู…ู’ู„ููƒู ู„ูŽูƒูู…ู’ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุดูŽูŠู’ุฆู‹ุง ุฅูู†ู’ ุฃูŽุฑูŽุงุฏูŽ ุจููƒูู…ู’ ุถูŽุฑู‘ู‹ุง ุฃูŽูˆู’ ุฃูŽุฑูŽุงุฏูŽ ุจููƒูู…ู’ ู†ูŽูู’ุนู‹ุง ุจูŽู„ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุจูู…ูŽุง ุชูŽุนู’ู…ูŽู„ููˆู†ูŽ ุฎูŽุจููŠุฑุงู‹. ุงู„ูุชุญุŒ 11."Katakanlah "Maka siapakah gerangan yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah jika Dia menghendaki kemudharatan bagimu atau jika Dia menghendaki manfa`at bagimu. Sebenarnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." QS. al-Fath 11.Allah SWT juga berfirmanุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ุฃูŽู…ู’ุฑูู‡ู ุฅูุฐูŽุง ุฃูŽุฑูŽุงุฏูŽ ุดูŽูŠู’ุฆู‹ุง ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู‚ููˆู„ูŽ ู„ูŽู‡ู ูƒูู†ู’ ููŽูŠูŽูƒููˆู†ู ูŠุณุŒ 82."Sesungguhnya perintah-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya "Jadilah!" maka terjadilah ia." QS. Yasin 82.9. Ilmu MengetahuiAllah SWT adalah Dzat yang Maha Menciptakan, maka Ia pasti mengetahui segala sesuatu diciptakan-Nya. Allah SWT mengetahui dengan jelas akan semua perkara yang jelas tampak ataupun yang samar, tanpa ada perbedaan antara keduanya. Allah SWT berfirmanุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ู ุงู„ู’ุฌูŽู‡ู’ุฑูŽ ูˆูŽู…ูŽุง ูŠูŽุฎู’ููŽู‰. ุงู„ุฃุนู„ู‰ุŒ 7.โ€œSesungguhnya Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi.โ€ QS. al-Aโ€™la 7.10. Hayat HidupAllah SWT Maha Hidup, dan hidup Allah SWT adalah kehidupan abadi, tidak pernah dan tidak akan ุนูŽู„ูŽู‰ ูฑู„ู’ุญูŽูŠูู‘ ูฑู„ู‘ูŽุฐููŠ ู„ุงูŽ ูŠูŽู…ููˆุชู ูˆูŽุณูŽุจูู‘ุญู’ ุจูุญูŽู…ู’ุฏูู‡ู ูˆูŽูƒูŽููŽู‰ูฐ ุจูู‡ู ุจูุฐูู†ููˆุจู ุนูุจูŽุงุฏูู‡ู ุฎูŽุจููŠุฑุงู‹. ุงู„ูุฑู‚ุงู† 58."Dan bertawakkallah kepada Allah Yang Hidup Kekal Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa-dosa hamba-hamba-Nya." QS. al-Furqan 58.11. Samaโ€™ MendengarAllah SWT Maha Mendengar. Namun pendengaran Allah SWT tidak sama dengan pendengaran manusia yang bisa dibatasi ruang dan waktu. Allah SWT mendengar dengan jelas semua yang diucapkan hamba-Nya. Pendengaran Allah SWT tidak berbeda pada perkara yang dhahir atau yang bathin. Firman Allah SWTุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู‡ููˆูŽ ูฑู„ุณู‘ูŽู…ููŠุนู ูฑู„ู’ุนูŽู„ููŠู…ู. ุงู„ุฏุฎุงู† 6."Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." QS. ad-Dukhan 6.12. Bashor MelihatAllah SWT Maha melihat segala sesuatu. Baik yang nampak ataupun yang samar. Bahkan andaikata ada semut yang sangat hitam berjalan di tengah malam yang gelap gulita, Allah SWT dapat melihatnya dengan ูฑู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงูˆูŽุงุชู ูˆูŽูฑู„ุฃูŽุฑู’ุถู ุฌูŽุนูŽู„ูŽ ู„ูŽูƒูู… ู…ู‘ูู†ู’ ุฃูŽู†ููุณููƒูู…ู’ ุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌุงู‹ ูˆูŽู…ูู†ูŽ ูฑู„ุฃูŽู†ู’ุนูŽุงู…ู ุฃูŽุฒู’ูˆุงุฌุงู‹ ูŠูŽุฐู’ุฑูŽุคููƒูู…ู’ ูููŠู‡ู ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ูƒูŽู…ูุซู’ู„ูู‡ู ุดูŽูŠู’ุกูŒ ูˆูŽู‡ููˆูŽ ูฑู„ุณู‘ูŽู…ููŠุนู ูฑู„ู’ุจูŽุตููŠุฑู. ุงู„ุดูˆุฑู‰ 11."Dia Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan pula, dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat." QS. as-Syura 11.13. Kalam BerfirmanAllah SWT Maha berfirman, namun firman Allah SWt tidak sama seperti perkataan manusia yang terdiri dari suara dan susunan kata-kata. Firman Allah SWT, tanpa suara dan ู‚ูŽุฏู’ ู‚ูŽุตูŽุตู’ู†ูŽุงู‡ูู…ู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ู…ูู† ู‚ูŽุจู’ู„ู ูˆูŽุฑูุณูู„ุงู‹ ู„ู‘ูŽู…ู’ ู†ูŽู‚ู’ุตูุตู’ู‡ูู…ู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ูˆูŽูƒูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูฑู„ู„ู‡ู ู…ููˆุณูŽู‰ูฐ ุชูŽูƒู’ู„ููŠู…ุงู‹. ุงู„ู†ุณุงุก 164."Dan kami telah mengutus rasul-rasul yang sungguh telah Kami kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu, dan rasul-rasul yang tidak Kami kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung." QS. an-Nisaโ€™ 164.14 Qodiron Allah Maha Berkuasa , 15 Muridan Allah Maha Berkehendak, 16 Aliman Allah Maha Mengetahui, 17 Hayyan Allah Maha Hidup, 18 Samiโ€™an Allah Maha Mendengar, 19 Bashiron Allah Maha Melihat, dan 20 Mutakalliman Allah Maha Berbicara.1. Sifat Nafsiah adalah bernisbat pada kata nafsi jiwa maksudnya Dzat dan sifat nafsiah adalah tidak masuk akal bila Dzat tanpa sifat ini yaitu Esa Wujudnya. jadi sifat ini hanya satu yaitu "wujud".2. Sifat Salbiah adalah bernisbat pada kata salbu maksudnya mentiadakan sesuatu yang tidak layak bagi Allah. Sifat salbiyah tersebut ada 5 yaitu Qidam, Baqaโ€™, Mukholafatuhu Lilhawaditsi, Qiyamuhu binafsihi dan Sifat Maโ€™ani. sifat yang pasti ada pada Dzat Allah SWT. Sifat Maโ€™ani ini ada 7 yaitu Qudrat sifat berkuasa, Irodat berkehendak, Ilmu berilmu, Hayat hidup, Sama' mendengar, Bashor melihat dan Kalam berbicara.4. Sifat Maโ€™nawiyah adalah sifat yang mulazimah menjadi akibat dari sifat ma'ani, Sifat Ma'nawiyah ini ada 7 yaitu Qodiron, Muridan, Aliman, Hayyan, Sami'an, Bashiron, Mutakalliman. Sebagai umat islam, sudah tentu kita harus mempelajari tentang ilmu ketauhidan. Hal-hal yang berkaitan dengan rukun iman, rukun Islam, dan Iman dalam Islam. Selain itu juga harus mengetahui sifat-sifat Allah Taโ€™ala. Menurut ulama, sifat wajib Allah Taโ€™ala sebernarnya sangatlah banyak sebab Allah Maha Sempurna. Namun berdasarkan dalil-dalil baik dalil naqli atau aqli, sifat yang diketahui secara umum berjumlah 20 berikut ini sifat-sifat Allah dan artinyaWujud = AdaSifat Allah Taโ€™ala yang pertama adalah wujud yang berarti Ada. Maksudnya Allah itu zat yang pasti ada. Dia berdiri sendiri, tidak diciptakan oleh siapapun. Dan tidak ada Tuhan selain Allah Taโ€™ adanya Allah adalah terciptanya alam semesta dan juga makhluk hidup. Hal ini juga dijelaskan dalam ayat-ayat di Al-Quranโ€œAllah-lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arsy. Tidak ada bagi kamu selain daripada-Nya seorang penolongpun dan tidak pula seorang pemberi syafaโ€™at 1190. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?โ€ QS. As-Sajdah 4โ€œSesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Akuโ€œ. QS. Thaha 14Qidam = TerdahuluAllah Taโ€™ala juga memiliki sifat Qidam yang berarti terdahulu. Dialah Sang Pencipta yang menciptakan alam semesta berserta isinya. Sebagai pencipta tentunya Allah telah ada lebih dahulu dari apapun yang diciptakannya. Tidak ada pendahulu atau permulaan bagi Allah Taโ€™ Al-Quran dijelaskanโ€œDialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zhahir dan Yang Bathin, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.โ€ 3Baqaโ€™ = KekalBaqaโ€™ berarti kekal. Maksudnya Allah itu Maha Kekal. Tidak akan punah, binasa ataupun mati. Tiada akhir bagi Allah Taโ€™ala. Dia akan tetap ada selamanya. Sebagaimana dijelaskan dalam Al-Quranโ€œSemua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Wajah Rabbmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.โ€ QS. Ar-Rahman 26-27โ€œTiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. BagiNya-lah segala penentuan, dan hanya kepadaNya-lah kamu dikembalikan.โ€ QS. Al-Qasas 88Mukholafatul Lilhawaditsi = Berbeda dengan makhluk ciptaanNyaAllah Taโ€™ala sudah pasti berbeda dari makhluk ciptaanNya. Dialah dzat yang Maha Sempurna dan Maha Besar. Tidak ada sesuatu pun yang menandingi atau menyerupai keagunganNya. Ini sebagaimana dijelaskan dalam Al-Quranโ€œDan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.โ€ QS. Al-Ikhlas 4โ€œTidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia dan Dialah yang Maha Mendengar dan Melihat.โ€. QS. Asy-Syura 11Qiyamuhu Binafsihi = Berdiri sendiriAllah itu berdiri sendiri. Allah Taโ€™ala tidak bergantung pada apapun dan tidak membutuhkan bantuan al-Qurโ€™an Allah berfirmanโ€œDan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya tidak memerlukan sesuatu dari alam semesta.โ€ QS. Al-Ankabut 6โ€œDan katakanlah segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.โ€ QS. Al-Isra 111Wahdaniyah = Esa/TunggalAllah itu maha Esa atau Tunggal. Maksudnya Tidak ada sekutu bagiNya . Dialah satu-satunya Tuhan pencipta alam semesta. Bukti keesakan Allah terletak dalam kalimat syahadat โ€œLaa ilaha Illallahโ€ yang artinya โ€œ Tiada Tuhan selain Allahโ€Dijelaskan juga dalam FirmanNya di Al-Quranโ€œKatakanlah Dialah Allah, Yang Maha Esa.โ€ QS. Al-Ikhlas 1โ€œSekiranya ada di langit dan di bumi Tuhan-tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu telah rusak binasa. Maka Maha Suci Allah yang mempunyai Arsy daripada apa yang mereka sifatkan.โ€ QS. Al-Anbiya 22Qudrat = BerkuasaQudrat berarti Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada yang bisa menandingi kekuasaan Allah Taโ€™ala. Dijelaskan dalam Al-Quranโ€œSesungguhnya Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu.โ€ QS. Al-Baqarah 20Iradat = BerkehendakIradat adalah sifat Allah Taโ€™ala yang berarti berkehendak. Maksudnya Allah itu maka menentukan segala sesuatu. Apabila Allah berkehendak maka jadilah hal itu dan tidak seorang pun mampu mencegahNya.โ€œMereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki yang lain. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki.โ€ QS. Hud 107โ€œSesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya โ€œJadilah!โ€ maka terjadilah ia.โ€QS. Yasiin 82Ilmun = Mengetahuiilmun artinya mengetahui. Maksudnya Allah Taโ€™ala Maha Mengetahui atas segala sesuatu. Baik yang tampak ataupun disembunyikan. Dalam Al-Quran dijelasakanโ€œDan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.โ€ QS. Qaf 16Hayat = HidupAllah Taโ€™ala Maha Hidup. Tidak akan prnah mati, binasa ataupun musnah. Dia kekal selama-lamanya. Sebagaimana dijelaskan dalam Al-Quranโ€œAllah, tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya. Tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaโ€™at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka. Dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.โ€ QS. Al-Baqarah 255โ€œDan bertawakkallah kepada Allah yang hidup kekal Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya.โ€ QS. Al-Furqon 58Samaโ€™ = MendengarAllah Maha Mendengar. Baik yang diucapkan ataupun yang disembunyikan dalam hati, Allah mengetahui. Pendengaran Allah Taโ€™ala meliputi segala sesuatu. Sebagaimana firmanNya dalam Al-Quranโ€œDia Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan pula, dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.โ€Asy-syuro 11โ€œDan Allah-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.โ€ QS. Al-Maidah 76Bashar = MelihatBashar artinya melihat. Maksudnya Allah itu Maha Melihat segala sesuatu. Pengelihatan Allah tidak terbatas, Dia mengetahui apa-apa yang terjadi di dunia ini. Walaupun hanya sehelai daun yang jatuh.โ€œDan Allah Maha Melihat atas apa yang kamu kerjakan.โ€ QS. Al-Hujarat 18โ€œDan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis pun memadai. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat.โ€ QS. Al-Baqarah 265Kalam = BerfirmanAllah itu berfirman. Dia bisa berbicara atau berkata-kata secara sempurna tanpa bantuan dari apapun. Terbukti dari adanya firmanNya dalam kitab-kitab yang diturunkan lewat para nabi. Salah satu Nabi yang pernah berbicara langsung dengan Allah Taโ€™ala adalah Nabi Musa alaihissalam. Hal ini dijelaskan dalam Al-Quranโ€œDan tatkala Musa datang untuk munajat dengan Kami pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman langsung kepadanya.โ€ QS. Al-Aโ€™raf 143โ€œDan ada beberapa rasul yang telah Kami kisahkan mereka kepadamu sebelumnya, dan ada beberapa rasul lain yang tidak Kami kisahkan mereka kepadamu. Dan kepada Musa Allah telah berfirman secara langsung.โ€ QS. An-Nisaโ€™ 164Qadiran = BerkuasaQadiran berarti berkuasa. Allah itu Maha Kuasa atas segala sesuatu. Sebagaimana dijelaskan dalam Al-Quranโ€œHampir kilat itu menyambar penglihatan mereka. Setiap kali sinaran itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti. Jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia melenyapkan pendengaran dan penglihatan mereka. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.โ€ QS. Al-Baqarah 20Muridan = BerkehendakAllah Maha Berkendak atas segala sesuatu. Bila Allah sudah menakdirkan suatu perkara maka tidak ada yang bisa menolak kehendakNya. Dalam Al-Qran dijelaskanโ€œMereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki yang lain. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki.โ€ 107Aliman = MengetahuiAllah Maha mengetahui segala sesuatu, baik yang ditampakkan ataupun disembunyikan. Tidak ada yang bisa menandangi pengetahuan Allah yang Maha = HidupHayyan berarti hidup. Allah Maha hidup. Tidak mungkin bagi Allah Taโ€™ala untuk binasa. Dia selalu mengawasi hamba-hambaNya, tidak pernah lengah ataupun tidur.โ€œDan bertawakkallah kepada Allah Yang Hidup, yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa hamba-hamba-Nya.โ€ QS. Al-Furqon 58Samiโ€™an = MendengarSamiโ€™an juga berarti mendengar. Allah itu Maha pendengar. Tidak ada yang terlewatkan bagi Allah dan tidak ada pula yang melampui = MelihatBashiran juga berarti melihat. Pengelihatan Allah meliputi segala hal, baik yang diterlihat ataupun yang = Berfirman atau Berkata-kataSama halnya dengan kalam, mutakalliman juga berarti Allah itu berfirman. Firman Allah terwujud dalam kitab-kitab suci yang diturunkanNya lewat para nabi. Firman Allah begitu sempurna dan tidak ada yang penjelasan tentang sifat-sifat Allah dan juga bisa mempelajari sifat mustahil bagi Allah dan dengan mengetahui tentang sifa-sifat Allah dan 99 asmaul husnabisa menjadi cara meningkatkan iman dan taqwa. Selain itu kita juga wajib mengamalkan Hubungan Akhlak Dengan Iman Islam dan Ihsan dan Hubungan Akhlak dengan Iman sebagai bentuk cara bersyukur menurut islam. Amin ya Rabbal Alamin.